Jumat, 13 Februari 2026

Bank Indonesia Catat Optimisme Tinggi Dunia Usaha Jawa Tengah di Awal 2026

Bank Indonesia Catat Optimisme Tinggi Dunia Usaha Jawa Tengah di Awal 2026
Bank Indonesia Catat Optimisme Tinggi Dunia Usaha Jawa Tengah di Awal 2026

JAKARTA - Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menunjukkan optimisme tinggi pada awal tahun ini. Plh Kepala BI Jateng, Andi Reina Sari, menyebutkan responden memperkirakan tren peningkatan lanjutan dengan nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) 32,14 persen.

Pertumbuhan positif diprediksi terjadi di seluruh lapangan usaha, terutama di Industri Pengolahan dengan kenaikan 9,33 persen. LU Perdagangan Besar dan Eceran serta Reparasi Mobil dan Motor diperkirakan tumbuh 6,40 persen, sedangkan LU Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan meningkat 5,26 persen.

Selain itu, sektor Jasa Keuangan, Konstruksi, Informasi dan Komunikasi, Transportasi dan Pergudangan, serta Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum juga diproyeksikan tumbuh. Pertumbuhan ini sejalan dengan meningkatnya permintaan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional, termasuk Idulfitri.

Baca Juga

Purbaya Bakal Gelontorkan Insentif Saham Emiten Kapal Segera Dapat Durian Runtuh

Kinerja Dunia Usaha Triwulan IV 2025 Tunjukkan Pertumbuhan Stabil

Sebelumnya, pada Triwulan IV 2025, dunia usaha di Jawa Tengah juga mengalami peningkatan yang signifikan. Nilai SBT tercatat 9,56 persen, lebih tinggi dibanding Triwulan III 2025 yang hanya 6,01 persen.

Kenaikan kinerja terutama terlihat di LU Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, sejalan dengan musim panen. LU Transportasi dan Pergudangan meningkat 1,63 persen, LU Jasa Lainnya 1,25 persen, LU Pertambangan dan Penggalian 0,85 persen, serta Real Estate naik 0,82 persen.

Sektor Perdagangan Besar, Eceran, dan Reparasi Mobil Motor mencatat kenaikan 0,58 persen. Pertumbuhan ini terdorong oleh meningkatnya permintaan masyarakat selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kapasitas Produksi Terpakai Alami Lonjakan Triwulan IV 2025

Data menunjukkan kapasitas produksi terpakai pada Triwulan IV 2025 mencapai 71,46 persen. Angka ini meningkat dari triwulan sebelumnya yang sebesar 69,89 persen.

Kenaikan kapasitas produksi terutama ditopang oleh LU Pertambangan dan Penggalian sebesar 15,42 persen. LU Pengadaan Air meningkat 5,25 persen, dan LU Industri Pengolahan naik 2,45 persen, menunjukkan optimisme sektor industri tetap tinggi.

Penggunaan tenaga kerja juga berada dalam fase ekspansi sebesar 0,80 persen. Ini jauh lebih baik dibanding triwulan sebelumnya yang tercatat minus 6,44 persen, menunjukkan stabilitas pasar tenaga kerja.

Kondisi Keuangan Dunia Usaha Masih Terjaga

Secara umum, kondisi keuangan dunia usaha di Jawa Tengah tetap sehat. Aspek Likuiditas, Rentabilitas, dan Akses Kredit tercatat baik, mendukung pertumbuhan ekonomi di awal tahun.

Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun permintaan meningkat, dunia usaha masih mampu menjaga keseimbangan keuangan. Hal ini menjadi indikator positif bagi investor maupun pelaku usaha di wilayah ini.

Proyeksi Optimis Triwulan I 2026 dan Dampaknya pada Ekonomi Regional

Prediksi positif pada Triwulan I 2026 diyakini akan mendorong kegiatan ekonomi regional. Dengan seluruh lapangan usaha tumbuh, diharapkan lapangan kerja juga semakin terbuka luas.

Pertumbuhan ini berpotensi meningkatkan konsumsi masyarakat, terutama pada sektor perdagangan dan jasa. Dampaknya, perputaran ekonomi di Jawa Tengah dapat meningkat secara signifikan, mendorong kesejahteraan masyarakat secara luas.

Dengan tren peningkatan dari Triwulan IV 2025 dan kapasitas produksi yang terus bertumbuh, dunia usaha di Jawa Tengah menunjukkan performa stabil. Hal ini memberi sinyal bahwa perekonomian daerah siap menghadapi permintaan tinggi di awal 2026.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Saham BBCA Bersiap Tembus Segini Cermati Target Harga Baru Analis Pasar

Saham BBCA Bersiap Tembus Segini Cermati Target Harga Baru Analis Pasar

Rangkuman Rekomendasi Saham Hari Ini 12 Februari 2026

Rangkuman Rekomendasi Saham Hari Ini 12 Februari 2026

Harga Emas Antam Hari Ini 12 Februari Stabil di Rp2,94 Juta

Harga Emas Antam Hari Ini 12 Februari Stabil di Rp2,94 Juta

Bank Lampung Raih Laba Rp205,31 Miliar pada 2025

Bank Lampung Raih Laba Rp205,31 Miliar pada 2025

Clipan Finance Terapkan Strategi Tepat untuk Tumbuhkan Piutang Pembiayaan 2026

Clipan Finance Terapkan Strategi Tepat untuk Tumbuhkan Piutang Pembiayaan 2026